Aidi Hatta: APBN 2027 Jadi Pedoman Susun KUA-PPAS Muaro Jambi
MUARO JAMBI, - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro Jambi kembali menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Presiden Republik Indonesia terkait Penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.
Rapat paripurna yang digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026 itu, merupakan agenda nasional serentak yang dilaksanakan oleh DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian Nota Keuangan dan RUU APBN Tahun 2027 oleh Presiden RI kepada DPR RI di Senayan, Jakarta.
Rapat Paripurna DPRD Muaro Jambi dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, didampingi Wakil Ketua dan dihadiri langsung Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta seluruh Anggota DPRD Muaro Jambi.
Dalam rapat tersebut, seluruh peserta rapat menyimak secara seksama siaran langsung pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyampaikan arah kebijakan fiskal, asumsi makro ekonomi, target pendapatan negara, belanja negara, hingga prioritas pembangunan nasional untuk tahun anggaran 2027.
Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, menegaskan bahwa apa yang disampaikan Presiden dalam RUU APBN 2027 akan menjadi pedoman utama bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam menyusun arah kebijakan anggaran daerah.
Menurutnya, postur APBN 2027 harus selaras dengan kebutuhan riil di daerah, khususnya di Kabupaten Muaro Jambi.
"Apa yang disampaikan Presiden terkait postur APBN 2027 akan kami jadikan pedoman. Fokusnya adalah bagaimana program pusat selaras dengan kebutuhan daerah, terutama dalam bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan," ujar politisi PAN tersebut dengan tegas.
Aidi Hatta menambahkan, DPRD akan mencermati secara detail alokasi Transfer ke Daerah (TKD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta program prioritas nasional yang bisa dikolaborasikan dengan program daerah.
"Kita ingin KUA-PPAS APBD Muaro Jambi 2027 nanti benar-benar sinkron. Jangan sampai program pusat dan daerah jalan sendiri-sendiri. Harus satu tarikan nafas untuk kesejahteraan rakyat," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno menyambut baik penyampaian RUU APBN 2027 oleh Presiden.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan segera melakukan sinkronisasi dan harmonisasi antara program prioritas nasional dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan APBD Muaro Jambi.
"Kami akan memastikan program-program strategis nasional bisa diintegrasikan ke dalam APBD kita. Tujuannya agar anggaran yang ada benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat Muaro Jambi," kata BBS sapaan akrab Bupati.
Bupati yang berlatar belakang dokter tersebut juga menekankan pentingnya efisiensi dan ketepatan sasaran anggaran, terutama untuk sektor pelayanan dasar.
"Pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan jembatan di desa-desa, serta upaya menurunkan angka kemiskinan dan stunting menjadi prioritas kami. Itu sejalan dengan apa yang menjadi fokus Presiden di APBN 2027," jelasnya.
Rapat paripurna berlangsung khidmat, lancar, dan penuh keakraban. Usai mendengarkan pidato Presiden, rapat ditutup dengan penandatanganan berita acara rapat paripurna oleh pimpinan DPRD dan Bupati Muaro Jambi sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengawal kebijakan fiskal nasional untuk kepentingan daerah.

Komentar
Posting Komentar